Sunday, November 3, 2019

KEUTAMAAN RAJAB

KEUTAMAAN BULAN RAJAB
Assalaamu'Alaykum ...
SAHABAT HATI ...
In-Syaa Alloh Tanggal 1 Rajab 1440 H/2019 M Jatuh Pada Hari Jum'at, Tanggal 8 Maret 2019. (Perhitungan Pergantian Hari dalam Islam, terhitung selepas Sholat Maghrib, pada hari Kamis, tanggal 7 Maret 2019)
Awal malam bulan Rajab adalah Salah satu malam pengabulan Do'a. Berkata Imam Syafi'i, rohimahulloh:

إن الدعاء يستجاب فى خمس ليال فى ليلة الجمعة وليلة الأضحى وليلة الفطر واول ليلة من رجب وليلة نصف الشعبان.

Artinya :
"Sungguh Do'a akan dikabulkan pada 5 (lima) malam, yaitu:
1. Malam Jum'at,
2. Malam Lebaran 'Idul Adha,
3. Malam Lebaran 'Idul Fitri,
4. Malam Pertama Bulan Rajab,
5. Malam Nishfu Sya'ban (malam kelima belas bulan Sya'ban)".

{Keterangan dari kitab "As-Sunanul Kubra", karya Imam Al-Baihaqi: 3 / 319, cetakan "Darul Fikr", Beirut, Lebanon}.

Selain itu, ada 3 (tiga) Hadits Rosululloh SAW di dalam Kitab "Al-Hawi lil Fatawi", karya Imam Jalaluddin as-Suyuthi: 1 / 352, cetakan "Darul Fikr", Beirut, Lebanon tentang keutamaan Puasa di bulan Rajab, yaitu:
1. HR Anas, Rosululloh SAW. bersabda:

ان فى الجنة نهرا يقال له رجب. ماؤه أبيض من اللبن وأحلى من العسل. من صام يوما من رجب سقاه الله من ذلك النهر.

Artinya :
"Sungguh di dalam surga terdapat sebuah sungai yang disebut Rajab. Airnya lebih putih daripada susu dan lebih manis daripada madu. Barangsiapa Puasa sehari di bulan Rajab, maka Alloh akan memberi minum dari air sungai itu."

2. HR Anas, Rosululloh SAW. bersabda:

من صام من شهر حرام الخميس والجمعة والسبت كتب له عبادة سبعمائة سنة.

Artinya :
"Barangsiapa Puasa di bulan Harom, yaitu hari Kamis, Jum'at dan Sabtu, maka akan ditulis baginya ibadah 700 (tujuh ratus) Tahun."
3. HR Ibnu Abbas, Rosululloh SAW bersabda:

من صام من رجب يوما كان كصيام شهر ومن صام منه سبعة أيام غلقت عنه أبواب الجحيم السبعة ومن صام منه ثمانية أيام فتحت له أبواب الجنة الثمانية ومن صام منه عشرة أيام بدلت سيئاته حسنات.

Artinya :
"Barangsiapa Puasa sehari di bulan Rajab, bagaikan Puasa sebulan. Barangsiapa Puasa 7 (tujuh) hari di Bulan Rajab, maka 7 (tujuh) Pintu Neraka jahim dikunci gembok. Dan, barangsiapa Puasa 8 (delapan) hari di Bulan Rajab, maka 8 (delapan) Pintu Surga dibuka. Juga, barangsiapa Puasa 10 (sepuluh) hari di bulan Rajab, maka amal-amal buruknya diganti dengan amal-amal baik."

Selain itu, Rosululloh SAW bersabda:

من صام ثلاثة أيام من شهر حرام، الخميس والجمعة والسبت كتب له عبادة سنتين.

Artinya :
"Barangsiapa Puasa 3 (tiga) hari di bulan Harom (Dzul-Qo'dah, Dzul-Hijjah, Muharram, dan Rajab), yaitu Puasa hari Kamis, Jum'at, dan Sabtu, maka dituliskan baginya ibadah 2 (dua) Tahun."

AMALAN DAN DZIKIR DI BULAN RAJAB

Berikut adalah Amalan dan Dzikir-nya :
1. Do'a ketika masuk bulan Rajab :

اَللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْ رَجَبَ وَشَـعْبَانَ وَبَلِّـغْنَا رَمَضَان

2. Lafadz niat puasa sunnah Rajab :

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ فِى شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً ِللهِ تَعَالَى

"Saya niat puasa esok hari di bulan Rajab sunah karena ALLOH Ta'ala."

3. Do'a dibaca Pagi dan Sore di bulan Rajab (70x) :

رب اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِيْ وَتُبْ عَلَي

4. Do'a dibaca antara Dzuhur dan Ashar bulan Rajab (70x) :

اَسْـتَغْفِرُ الله َ الْعَظِيْمَ الَّذِي لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ، تَوْبَةَ عَبْدٍ ظَالِمٍ لاَ يَمْلِكُ لِنَفْسِهِ ضَرًّا وَلاَ نَفْعًا وَلاَ مَوْتًا وَلاَ حَيَاةً وَلاَ نُشُوْرًا

5. Dibaca pada 10 hari yang pertama di bulan Rajab (100x) :

سُـبْحَان الله الْحَيِّ الْقَيُّوْمِ

Dibaca pada 10 hari yang kedua du bulan Rajab (100x) :

سُـبْحَانَ الله ِ اْلأَحَدِ الصَّمَدِ

Dibaca pada 10 hari yang ketiga di bulan Rajab (100x) :

سُـبْحَان الله الرَّؤُوْفِ

6. Membaca “Sayyidul Istighfar” (3x Pagi dan Sore) :

اَللَّهُم َّ أَنْتَ رَبِّيْ لآ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِيْ وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَااسْـتَطَعْتُ، أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّه لاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنت

{Hadits Hasan Riwayat Anas di dalam kitab "Faidhul Qodir Syarah Al-Jami'u ash-Shoghir", karya Imam Abdurra'uf Al-Munawi: 6 / 162, cetakan "Darul Fikr", Beirut, Lebanon}.

Semoga bermanfaat
YAA SAYYIDII YAA RASUULALLOOH

SLUKU SLUKU BATOK

🌍SLUKU-SLUKU BATHOK🌎
Sluku-Sluku Bathok
Bathoke Ela Elo
Si Rama Menyang Solo
Oleh-Olehe Payung Mutho
Mak Jenthit Lolo Lo Bah
Yen Mati Ora Obah
Yen Obah Medeni Bocah
Yen Urip Goleko Duwit
💥Sluku-Sluku Bathok
Artinya:🛫 Hidup Tidak Boleh Dihabiskan Hanya Untuk Bekerja,
Waktunya Istirahat Ya Istirahat, Untuk Menjaga Jiwa Dan Raga Agar Selalu Dalam Kondisi Yang Seimbang, Bathok Atau Kepala Kita Perlu Beristirahat Untuk Memaksimalkan Kemampuanya.
💥Bathoke Ela Elo
Artinya:🛫 Dengan Berdzikir (ela elo= Laa ilaaha ilalloh) Mengingat Allah, Syaraf Neuron Di Otak Akan Mengendur, Ingatlah Allah, Dengan Mengingat-Nya Hati Menjadi Tentram.
💥Si Rama Menyang Solo
Artinya:🛫 Siram (Mandilah, Bersucilah) Menyang (Menuju) Solo (Sholat) Lalu Bersuci Dan Dirikan Sholat.
💥Oleh-Olehe Payung Mutho
Artinya🛫 Maka Kita Akan Mendapatkan Perlindungan (Payung) Dari Allah, Tuhan Kita,
💥Mak Jenthit Lolo lo Bah
Artinya:🛫 Kematian itu Datangnya Tiba-Tiba, Tak Ada Yang Tahu, Tak Dapat Diprediksi Dan Tak Juga Dikira-Kira, Tak Bisa Dimajukan Dan
Tak Bisa Pula dimundurkan,
💥Wong Mati Ora Obah
Artinya:🛫 Saat Kematian Datang,
Semua Sudah Terlambat,.. Kesempatan Beramal Hilang.
💥Yen Obah Medeni Bocah
Artinya:🛫 Banyak Jiwa Yang Rindu Untuk Kembali Pada Allah Ingin Minta Dihidupkan, Tapi Allah Tak Mengijinkan, Jika Mayat Hidup Lagi Maka Bentuknya Pasti Menakutkan Dan Mudhorotnya Lebih Besar.
💥Yen Urip Goleko Dhuwit
Artinya:🛫 Kesempatan Beramal Untuk Beramal Hanya ada Di Saat Sekarang (Selagi Mampu Dan Ada Waktu) Bukan Dinanti (Ketidak Mampuan Dan Hilangnya Kesempatan) Tempat Beramal Hanya Disini (Dunia)
Bukan Disana (Akherat) Disana Bukan Tempat Beramal (Bercocok Tanam) Tapi Tempat Berhasil (Panen Raya)
💎Subhanalloh, Dalam Banget Arti Dan Makna Tembang "Sluku-Sluku Bathok" Karya Kanjeng Sunan KaliJaga, Semoga Kita Semua Di Beri Keselamatan Dunia Dan Akhirat Aamin..._
💝Semoga bermanfaat..💦

FILOSOFI JAWA

FILOSOFI JAWA

Filosofi bilangan dalam jawa. Dalam bahasa Indonesia :
21 Dua Puluh Satu,
22 Dua Puluh Dua,...s/d
29 Dua Puluh Sembilan.
Dalam bhs Jawa tidak diberi nama Rongpuluh Siji,
Rongpuluh Loro, dst; melainkan
Selikur, Rolikur,...s/d Songo Likur.

Di sini terdapat satuan LIKUR
Yang merupakan kependekan dari (LIngguh KURsi), artinya duduk di kursi.
Pada usia 21-29 itulah pada umumnya manusia mendapatkan “TEMPAT DUDUKNYA”, pekerjaannya, profesi yang akan ditekuni dalam kehidupannya;
8
Ada penyimpangan pada bilangan 25, tidak disebut sebagai LIMANG LIKUR, melainkan SELAWE.

SELAWE = (SEneng-senenge LAnang lan WEdok).
Puncak asmaranya laki-laki dan perempuan, yang ditandai oleh pernikahan.
Maka pada usia tersebut pada umumnya orang menikah (dadi manten).

Ada penyimpangan lagi nanti pada bilangan 50.
Setelah Sepuluh, Rongpuluh,
Telung Puluh, Patang puluh,
mestinya Limang Puluh.
Tapi 50 diucapkan menjadi SEKET.
SEKET (SEneng KEthonan : suka memakai Kethu/tutup kepala topi/kopiah). Tanda Usia semakin lanjut, tutup kepala bisa utk menutup botak atau rambut yg memutih karena semirnya habis...
Di sisi lain bisa juga Kopiah atau tutup kepala melambangkan orang yang seharusnya sdh lebih taat beribadah...!
Pada usia 50 th mestinya seseorang seharusnya lebih memperbanyak ibadahnya dan lebih berbagi untuk bekal memasuki kehidupan akherat yg kekal dan abadi...!.

Dan kemudian masih ada satu bilangan lagi, yaitu 60, yang namanya menyimpang dari pola, bukan Enem Puluh melainkan SEWIDAK atau SUWIDAK.
SEWIDAK (SEjatine WIs wayahe tinDAK).
Artinya : sesungguhnya sudah saatnya pergi. Sudah matang...
Hrs sdh siap dipanggil menghadap Tuhan..

Semoga bermanfaat smoga tetap sehat semangat walau meh SWIDAK

*yg merasa sewidak punjuL tidak boleh complain.... sambiL nutup kamus bahasa jawa.....yang gak bs bahasa jawa jangan nangis....

#--ELING lan WASPODO--#
SEPENGGAL KISAH SITI MASYITOH

Wanita Mulia Yang Makamnya Harum Semerbak Sahabat kisah ini sudah hampir dilupakan oleh kalangan ummat islam, anak-anak generasi muda saat ini saya yakin mereka tidak pernah dengar kisah yang sangat memberikan inspirasi besar dalam kehidupan, bagaimana keteguhan dan keyakinannya menjadikan ia wanita yang mulia disisi Allah SWT. Siapa wanita mulia tersebut dialah Siti Masyitoh yang hidup pada zaman Fir’aun dan sekaligus menjadi pembantu mengurus anak-anaknya Fir’aun.

“Apa, di dalam kerajaanku sendiri ada pengikut Musa?” Teriak Fir’aun dengan amarah yang membara setelah mendengar cerita putrinya perihal keimanan Siti Masyitoh. Hal ini bermula ketika suatu hari Siti Masyitoh sedang menyisir rambut putri Fir’aun, tiba-tiba sisir itu terjatuh, seketika Siti Masyitoh mengucap Astagfirullah.
Sehingga terbongkarlah keimanan Siti Masyitoh yang selama ini disembunyikannya.

“Baru saja aku menerima laporan dari Hamman, mentriku, bahwa pengikut Musa terus bertambah setiap hari. Kini pelayanku sendiri
ada yang berani memeluk agama yang dibawa Musa.

Kurang ajar si Masyitoh itu,” umpat Fir’aun.

“Panggil Masyitoh kemari,” perintah Fir’aun pada pengawalnya.

Masyitoh datang menghadap Fir’aun dengan tenang. Tidak ada secuil pun perasaan takut di hatinya. Ia yakin Allah senantiasa menyertainya.

“Masyitoh, apakah benar kamu telah memeluk agama yang dibawa Musa?”. Tanya Fir’aun pada Masyitoh dengan amarah yang semakin meledak.

“Benar,” jawab Masyitoh mantap.

“Kamu tahu akibatnya? Kamu sekeluarga akan saya bunuh,” bentak Fir’aun, telunjuknya mengarah pada Siti Masyitoh.

“Saya memutuskan untuk memeluk agama Allah, maka saya telah siap pula menanggung segala akibatnya.”

“Masyitoh, apa kamu sudah gila! Kamu tidak sayang dengan nyawamu, suamimu, dan anak- anakmu.”

“Lebih baik mati daripada hidup dalam kemusyrikan.”

Melihat sikap Masyitoh yang tetap teguh memegang keimanannya, Fir’aun memerintahkan kepada para pengawalnya agar menghadapkan semua keluarga Masyitoh kepadanya.

“Siapkan sebuah belanga besar, isi dengan air, dan masak hingga mendidih,” perintah Fir’aun lagi.

Ketika semua keluarga Siti Masyitoh telah berkumpul, Fir’aun memulai pengadilannya.

“Masyitoh, kamu lihat belanga besar di depanmu itu. Kamu dan keluargamu akan saya rebus. Saya berikan kesempatan sekali lagi,
tinggalkan agama yang dibawa Musa dan kembalilah untuk menyembahku. Kalaulah kamu tidak sayang dengan nyawamu, paling tidak fikirkanlah keselamatan bayimu itu. Apakah kamu tidak kasihan padanya.”

Mendengar kalimat terakhir yang diucapkan Fir’aun, Siti Masyitoh sempat bimbang. Tidak ada yang dikhawatirkannya dengan dirinya,
suami, dan anak-anaknya yang lain, selain anak bungsunya yang masih bayi. Naluri keibuannnya muncul. Ditatapnya bayi mungil dalam gendongannya.

“Yakinlah Masyitoh, Allah pasti menyertaimu.” Sisi batinnya yang lain mengucap.

Ketika itu, terjadilah suatu keajaiban. Bayi yang masih menyusu itu berbicara kepada ibunya,

“Ibu, janganlah engkau bimbang. Yakinlah dengan janji Allah.” Melihat bayinya dapat berkata-kata dengan fasih, menjadi teguhlah
iman Siti Masyitoh. Ia yakin hal ini merupakan tanda bahwa Allah tidak meninggalkannya.

Allah pun membuktikan janji-Nya pada hamba-hamba-Nya yang memegang teguh (istiqamah) keimanannya. Ketika Siti Masyitoh dan keluarganya dilemparkan satu persatu pada belanga itu, Allah telah terlebih dahulu mencabut nyawa mereka, sehingga tidak merasakan panasnya air dalam belanga itu.

Demikianlah kisah seorang wanita shalihah bernama Siti Masyitoh, yang tetap teguh memegang keimanannya walaupun dihadapkan
pada bahaya yang akan merenggut nyawanya dan keluarganya.

Ketika Nabi Muhammad Saw. isra dari Masjidil Haram di Mekkah ke Masjidil Aqsa di Palestina, beliau mencium aroma wangi yang berasal dari sebuah kuburan.

“Kuburan siapa itu, Jibril?” tanya baginda Nabi.

“Itu adalah kuburan seorang wanita shalihah yang bernama Siti Masyitoh,” jawab Jibril.

Semoga kelak kita dikumpulkan bersama org2 sholeh sholehah tentunya dg harapan syafaat Baginda Rosulullah SAW
Aamiin
Semoga bermanfaat..

RIZKI

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

8 MACAM REZEKI

1. REZEKI YANG TELAH DIJAMIN.
وَمَا مِنْ دَاۤ بَّةٍ فِى الْاَ رْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا...
"Tidak ada satu makhluk melatapun yang bergerak di atas bumi ini yang tidak dijamin ALLAH rezekinya..." (QS Hud : 6).

2. REZEKI KARENA USAHA.
وَاَ نْ لَّيْسَ لِلْاِ نْسَا نِ اِلَّا مَا سَعٰى
"Tidaklah manusia mendapatkan apa-apa kecuali apa yang dikerjakannya." (QS An-Najm : 39).

3. REZEKI KARENA BERSYUKUR
وَاِ ذْ تَاَ ذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَاَ زِيْدَنَّـكُمْ...
"Sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu...” (QS Ibrahim : 7).

4. REZEKI TAK TERDUGA.
...وَمَنْ يَتَّقِ اللّٰهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا، وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ...
"Barangsiapa yang bertakwa kepada ALLAH nescaya Dia akan menjadikan baginya jalan keluar dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka." (QS At-Thalaq : 2-3).

5. REZEKI KARENA ISTIGHFAR
فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوْا رَبَّكُمْ ۗ اِنَّهٗ كَا نَ غَفَّارًا، يُّرْسِلِ السَّمَآءَ عَلَيْكُمْ مِّدْرَا رًا، وَّيُمْدِدْكُمْ بِاَ مْوَا لٍ وَّبَنِيْنَ وَيَجْعَلْ لَّـكُمْ جَنّٰتٍ وَّيَجْعَلْ لَّـكُمْ اَنْهٰرًا ۗ
"maka aku berkata (kepada mereka), Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu, dan Dia memperbanyak harta dan anak-anakmu, dan
mengadakan kebun-kebun untukmu dan mengadakan sungai-sungai untukmu."
(QS Nuh : 10-12)

6. REZEKI KARENA MENIKAH
وَاَ نْكِحُوا الْاَ يَا مٰى مِنْكُمْ وَا لصّٰلِحِيْنَ مِنْ عِبَا دِكُمْ وَاِ مَآئِكُمْ ۗ اِنْ يَّكُوْنُوْا فُقَرَآءَ يُغْنِهِمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖ ۗ وَا للّٰهُ وَا سِعٌ عَلِيْمٌ
"Dan nikahkanlah orang-orang yang masih membujang di antara kamu, dan juga orang-orang yang layak (menikah) dari hamba-hamba sahayamu yang laki-laki dan perempuan. Jika mereka miskin, Allah akan memberi kemampuan kepada mereka dengan karunia-Nya. Dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), Maha Mengetahui."
(QS An-Nur : 32)

7. REZEKI KARENA ANAK
وَلَا تَقْتُلُوْۤا اَوْلَا دَكُمْ خَشْيَةَ اِمْلَا قٍ ۗ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَاِ يَّا كُمْ...
"Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu kerana takut miskin. Kamilah yang akan menanggung rezeki mereka dan juga (rezeki) bagimu.." (QS AI-Isra' : 31).

8. REZEKI KARENA SEDEKAH
مَنْ ذَا الَّذِيْ يُقْرِضُ اللّٰهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضٰعِفَهٗ لَهٗۤ اَضْعَا فًا کَثِيْرَةً ۗ وَا للّٰهُ يَقْبِضُ وَيَبْصُطُ ۖ وَ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ
"Barang siapa meminjami Allah dengan pinjaman yang baik (dengan bersedekah), maka Allah melipatgandakan ganti kepadanya dengan banyak. Allah menahan dan melapangkan (rezeki) dan kepada-Nyalah kamu dikembalikan."
(QS Al-Baqarah : 245)

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم؛ "من دَلَّ على خيرٍ فله مثلُ أجرِ فاعلِه"
“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya”
(HR. Muslim no. 1893).

Silahkan dishare sebanyak-banyaknya

وَ السلآم عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

IBLIS MENANGIS

IBLIS menangis DI MALAM MAULID NABI BESAR MUHAMMAD ﷺ

اَنَّ إِبْلِيْسَ رَنَّ أَرْبَعَ رَنَّاتٍ: حِيْنَ لُعِنَ، وَحِيْنَ أُهْبِطَ وَحِيْنَ وُلِدَ رَسُوْلُ اللّٰه صلّى اللّٰه عليه وسلّم وَحِيْنَ أُنْزِلَتِ الْفَاتِحَةُ.
( كتاب : البداية والنّهاية ، جز ؛ ٢، صفحة ؛ ٣٢٦، باب فيما وقع من الآيات ليلة مولده عليه الصّلاة و السّلام )

AL HAFIDZ IBNU KATSIR dialam Kitab AL BIDAYAH WA AN-NIHAYAH, pada Bab Malam Kelahiran RASULLULLAH ﷺ, disebutkan:

"Bahwasanya Iblis Menangis sangat keras sebanyak Empat Kali :
1. Ketika Iblis dilaknat oleh ALLAH SWT ﷻ
2. Ketika Iblis diusir dari SURGA.
3. Ketika RASULULLAH ﷺ dilahirkan,
4. Dan Ketika Surat AL FATIHAH Diturunkan".

Berbahagialah Alam Semesta Menyambut Kelahiran RASULLULLAH ﷺ Sang Pembawa Kabar Kembira, Penebar Rahmat dan Pemersatu Umat. Rasa Bahagia Ini Adalah Sesuatu Yang Sangat Manusiawi Ketika Mengingat Kenikmatan Yang telah ALLAH SWT ﷻ Berikan kepada seorang Hamba nyaNamun Iblis justru bersedih dan menangis ketika Nabi MUHAMMAD ﷺ dilahirkan, sebab Iblis tahu bahwa Kelahiran RASULLULLAH ﷺ Akan Membawa Keberkahan Dan membawa petunjuk bagi umat Manusia, dan secara otomatis Akan Menghalangi Misi Jahat Iblis. Ya ALLAH SWT ﷻ Tanamlah Rasa Cinta Pada Nabi MUHAMMAD ﷺ Di Hati Kami Dan keluarga Kami Serta sahabat-sahabat kami, Berkat Kemuliaan Nabi-Mu Dan Kekasih-Mu sayyidina MUHAMMAD ﷺ.

(Kitab : Al Bidayah wa An Nihayah Juz 2, Hal ; 326, Lil Allaamah Al Imam Al Hafidz Ibnu Katsir Radhiyallahu Anhu).

اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين..

PESAN MBAH MAIMUN

"PESAN INDAH MBAH MAIMUN"
(K.H Maimun Zubair Dawuh)

Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air,
Maka angkat dan tolonglah...
Barangkali itu menjadi penyebab ampunan bagimu di akherat.

Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang bisa menggangu jalannya kaum muslimin,
Maka singkirkanlah,
Barangkali itu menjadi penyebab dimudahkannya jalanmu menuju syurga.

Jika engkau menjumpai anak ayam terpisah dari induknya,
Maka ambil dan susulkan ia dengan induknya,
Semoga itu menjadi penyebab Allah mengumpulkan dirimu dan keluargamu di surga.

Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan,
Maka antarkanlah ia...
Barangkali itu mejadi sebab kelapangan rezekimu di dunia.

Jika engkau bukanlah seorang yang mengusai banyak ilmu agama,
Maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak2 mu,
Setidaknya itu menjadi amal jariyah untukmu..
Yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kuburmu.

Jika engkau tidak bisa berbuat kebaikan sama sekali,

Maka tahanlah tangan dan lesanmu dari menyakiti sesama makhluk hidup.....

Setidaknya itu akan menjadi sedekah untuk dirimu.

Al-Imam Ibnul Mubarak Rahimahullah berkata:

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

“Berapa banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar karena niat pelakunya.

Dan berapa banyak amalan besar, menjadi kecil karena niat pelakunya”

Jangan pernah meremehkan kebaikan,
Bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya,
Bukan karena panjang shalat malamnya.
Tapi bisa jadi karena akhlak baiknya dan sabarnya ia ketika musibah datang melanda.

Rasulullah bersabda:

« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».

“Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun (hanya)bertemu dengan saudaramu dalam keadaan tersenyum".(HR. Muslim)

Mari kita selalu berusaha dg Pikiran dan prilaku positif,

Semangat meraih hasil terbaik serta saling mendoakan akan keberkahan..

Aamiin..

BELAJARA DENGAN SENANG HATI

BELAJAR DENGAN SENANG HATI Doc.Kls7MTSDU 2026/2027 BELAJAR DENGAN SENANG HATI, LEBIH INDAH *Oleh: Ahmad Nur Hasan, SPd SD Gr* Pernahkah kita...