TENTANG TUNAS KELAPA

Tunas kelapa (cikal) adalah lambang Gerakan Pramuka Indonesia yang diciptakan oleh Sunardjo Atmodipuro. Lambang ini bermakna bahwa setiap anggota Pramuka adalah inti bagi kelangsungan bangsa (generasi penerus), memiliki tubuh dan rohani yang kuat, mampu beradaptasi, bertekad lurus mencapai cita-cita mulia, serta berguna bagi nusa dan bangsa.
Berikut adalah penjabaran makna kiasan lambang tunas kelapa secara mendetail:
Cikal (Tunas yang Tumbuh): Melambangkan bahwa Pramuka adalah inti kelangsungan hidup bangsa, pembawa tunas penerus bangsa yang baru.
Buah Nyiur/Kelapa (Bertahan Lama): Mengkiaskan Pramuka adalah orang yang sehat, kuat, ulet, dan besar tekadnya dalam menghadapi tantangan serta ujian hidup untuk mengabdi pada tanah air.
Tumbuh di Mana Saja (Adaptasi): Melambangkan kemampuan anggota Pramuka untuk menyesuaikan diri dalam masyarakat di mana pun berada.
Tumbuh Menjulang Lurus ke Atas (Cita-cita): Mengkiaskan bahwa Pramuka memiliki cita-cita tinggi, lurus, jujur, dan tidak mudah diombang-ambingkan.
Akar Kuat (Keyakinan): Melambangkan tekad dan keyakinan Pramuka yang berpegang pada dasar-dasar yang benar dan kokoh (Pancasila).
Tumbuhan Serba Guna (Manfaat): Mengkiaskan bahwa Pramuka adalah manusia yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat, dan negara.
Lambang tunas kelapa digunakan secara resmi sebagai panji, bendera, papan nama kwartir, tanda pengenal, dan semua alat administrasi Gerakan Pramuka.